Mengatasi anak diare

Diare bisa disebabkan oleh virus dan bakteri. Biasanya diare disebabkan oleh virus. Hal penting yang perlu diperhatikan adalah tidak boleh memberikan obat penghenti/pemampat diare. Langkah langkah  yang perlu dilakukan jika anak diare antara lain:

  1. Berikan minuman yang banyak untuk menyeimbangkan cairan tubuh yang keluar banyak. Terutama minuman yang mengandung elektrolit seperti oralit, pedialit,dll. Pemberian pedialit untuk anak umur 3 tahun misalnya sebanyak 50 ml setelah diare.
  2. Hindari minum susu mengandung laktosa selama diare (berikan susu bebas laktosa). Setelah diare berhenti berikan kembali susu yang biasa diminum.
  3. Berikan juga Lacto-b sebanyak 2 x 1 bungkus sehari, misalnya diminum satu di pagi hari dan satunya lagi di malam hari
  4. Minumkan juga larutan zinc yang diminum sehari sekali. Untuk anak umur 3 tahun misalnya minum satu sendok (5ml) sehari selama 10-14 hari
  5. Hindari makanan yang mengandung serat seperti jelly, agar-agar, sayuran, dan buah-buahan selain Pisang.
  6. Sekali lagi perbanyak minum minuman yg mengandung elektrolit, diare akan berhenti jika infeksi oleh virus sudah tuntas.
  7. Jika diare terlihat lebih parah dan demam, segera hubungi dokter. Jika anak masih terlihat ceria tetapi masih diare pada hari ketiga, feses berlendir atau berdarah kemungkinan diare disebabkan oleh bakteri. Lakukan tes lab untuk mengecek fesesnya. Yang perlu diingat sampel feses tersebut tidak boleh lebih dari 1 jam dan sampel tidak boleh jatuh/kotor bercampur dengan kotoran lain.
  8. Jika hasil lab positif disebabkan karena bakteri maka perlu pengobatan dengan antibiotic.
  9. Jika anak terlihat lemas dan atas saran dokter harus dirawat dan diberi infusan lebih baik mengikuti saran dokter.
  10. Semoga semua anak yang sakit cepat pulih dan sehat kembali..
Iklan
Dipublikasi di Kesehatan | Tag | Meninggalkan komentar